Showing posts with label Pengertian. Show all posts
Showing posts with label Pengertian. Show all posts
Pengertian Email Beserta Fungsi dan Cara Kerja Email yang Jarang Diketahui Pengguna Internet

Pengertian Email Beserta Fungsi dan Cara Kerja Email yang Jarang Diketahui Pengguna Internet

September 04, 2018



Ilmu dan teknologi berkembang dengan sangat pesat dan mempengaruhi berbagai bidang kehidupan manusia termasuk dalam hal komunikasi. Di zaman dulu saat orang ingin mengirim surat kepada orang lain maka ia harus menulisnya pada selembar kertas dan mengirimkannya melalui pos dan layanan sejenisnya.
Saat ini, metode mengirim surat seperti itu sudah tidak banyak digunakan karena kita sudah mengenal suatu bentuk komunikasi yang baru yakni dengan menggunakan email. Email atau electronic mail memungkinkan seseorang untuk mengirimkan pesan atau file dengan lebih efisien, murah serta lebih cepat. Kali ini kita akan membahas mengenai pengertian email beserta fungsi dan cara kerja email yang jarang diketahui banyak orang.

Pengertian Email

Email adalah singkatan dari electronic mail yang merupakan surat atau pesan dengan format digital. Email banyak dapat diakses dengan mudah dengan berbagai gadget seperti komputer maupun ponsel smartphone.
Pada awal perkembangan internet, email digunakan sebagai sarana komunikasi antar developer internet dan kini seiring dengan perkembangan teknologi, email digunakan untuk berbagai macam tujuan dan dapat diakses oleh siapa saja.
cara kerja email
Cara kerja email
Penggunaan email tidak dikenakan biaya dan hanya bermodalkan koneksi internet. Ada beberapa jenis email yang saat ini digunakan diantaranya pop mail, web mail dan forward mail.
1. Pop mail atau post office protocol mail adalah email yang hanya dapat diterima dari internet service provider yang digunakan. Jenis mail ini dapat dibaca secara offline tetapi tidak bisa diakses disembarang tempat dan hanya bisa diakses dari rumah atau kantor dengan koneksi internet tersebut.
2. Web mail, atau web based mail adalah email yang hanya bisa diakses dengan membuka laman web penyedia layanan email tertentu. Karena aksesnya hanya membutuhkan laman web maka web mail bisa diakses dimana saja asal terhubung dengan koneksi internet.
3. Forward mail adalah suatu layanan email dimana email yang masuk pada suatu alamat diteruskan pada alamat yang lain. Layanan ini cocok digunakan bagi mereka yang suka bergonta ganti email atau tidak ingin memberitahukan email yang baru. Intinya forward mail berfungsi sebagai perantara antara satu email dengan email lainnya. Karena berfungsi sebagai perantara maka tentu saja email yang diterima akan lebih lambat diterima oleh pengguna.
Beberapa situs penyedia email yang saat ini banyak digunakan diantaranya adalah Gmail, Yahoo dan Hotmail. Layanan email tersebut bisa diakses melalui web atau browser yang biasa digunakan dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu dan kemudian pengguna akan menerima alamat email yang sesuai dengan data yang diberikan oleh user atau pengguna.

Alamat email juga sangat khas dan dapat dikenali dengan penggunaan simbol “@’ atau at, secara analogi simbol “@” menyatakan alamat kita pada layanan tersebut misalnya zakaria@gmail.com maka zakaria adalah nama pengguna dan gmail.com adalah tempat tinggalnya dalam dunia internet.

Fungsi Email

Dari pengertian diatas kita bisa mengetahui bahwa email berfungsi layaknya layanan pengiriman surat dalam bentuk digital. Beberapa fungsi email yang diketahui adalah sebgai berikut

1. Mengirim dan menerima pesan

mengirim dan menerima email
Pada dasarnya email adalah layanan untuk mengirim dan menerima pesan. Pengguna bisa mengirimkan pesan atau surat secara digital pada alamat email yang dituju dan email tersebut akan sampai dalam hitungan detik tergantung pada kecepatan koneksi internet.
Caranya mudah saja, kita hanya perlu menulis pesan pada dashboard menu email yang disediakan oleh penyedia layanan email dan kemudian mengirimkannya pada alamat yang dituju.

2. Mengirim dan menerima file

Selain berfungsi untuk mengirim pesan, email juga bisa mengirimkan file dalam bentuk gambar, dokumen, video atau bentuk file lainnya pada alamat yang dituju dengan menambahkannya pada lampiran atau attachment yang tersedia pada email. Biasanya ukuran file yang dikirim memiliki ukuran tertentu dan tidak boleh melebihi ukuran file maksimal yang telah ditetapkan.

3. Mendaftar akun sosial media dan lainnya

email untuk daftar social media
Saat ini hampir semua fitur layanan yang tersedia di internet baik jejaring sosial media, online shopping, game dan lainnya membutuhkan email saat mendaftar dan login pada layanan tersebut.
Biasanya fitur aplikasi tersebut akan meminta verifikasi dari akun email yang didaftarkan dan juga mengirimkan notifikasi melalui alamat email yang didaftarkan. Email juga merupakan komponen penting saat Anda akan membuat suatu blog atau website yang ada di internet.

4. Sarana Promosi

Saat ini email tidak hanya menjadi sarana pengiriman pesan dan dokumen melainkan juga menjadi lahan promosi bagi para pebisnis misalnya online store. Saat pengguna mendaftarkan emailnya pada suatu online store maka secara otomatis alamat email tersebut akan menerima email promosi dari online store tersebut.

5. Mengaktifkan Smartphone

Ponsel atau smartphone khususnya android hanya dapat diaktifkan dengan memasukkan alamat email terlebih dahulu dan alamat email tersebut biasanya akan tersinkronisasi dalam aplikasi yang terdapat dalam smartphone tersebut.
Pengertian VR (Virtual Reality) Beserta Sejarah dan Cara Kerjanya

Pengertian VR (Virtual Reality) Beserta Sejarah dan Cara Kerjanya

March 16, 2018
Kemajuan teknologi yang semakin pesat membuat manusia semakin kreatif pula untuk menciptakan berbagai macam teknologi yang dapat membuat penggunanya merasakan dunia virtual dengan lebih nyata. Salah satu teknologi yang sedang ramai-ramainya dibicarakan adalah teknologi virtual reality yang mampu membawa penggunanya terputus dari dunia nyata dan memasuki dunia virtual dengan berbagai tampilan visual yang memukau. Ingin tahu lebih jauh mengenai teknologi virtual reality? Simak artikel berikut untuk memahami pengertian VR (Virtual Reality) beserta sejarah dan cara kerjanya.

Pengertian VR (Virtual Reality)

pengertian VR
Virtual reality atau yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan istilah realitas maya, merupakan sebuah teknologi yang berisikan simulasi komputer mengenai keadaan suatu lingkungan dan membuat penggunanya seakan-akan dapat berinteraksi dengan lingkungan tersebut. Ketika seseorang melengkapi dirinya dengan berbagai macam peralatan virtual reality, seakan-akan panca inderanya mampu merasakan benar-benar berada dalam lingkungan tersebut, meski jika peralatan dilepas, akan terasa bahwa sebetulnya dunia tersebut hanyalah dunia virtual yang sangat mirip kenyataan.
Sebuah sistem virtual reality biasanya dilengkapi dengan berbagai peralatan yang mendukung agar penggunanya lebih merasakan sensasi lingkungan buatan tersebut, misalnya dengan menggunakan headset dan berbagai macam properti fisik lainnya yang bergantung pada detail lingkungan pada virtual reality tersebut.

Perkembangan Virtual Reality

Secara umum, VR sudah dikembangkan cukup lama, tepatnya mulai dari tahun 1800-an. Berikut ditampilkan sejarah VR dari awal hingga saat ini.
  • 1800-an – Mulai muncul ide untuk membuat sebuah alternatif realitas seiring dengan mulai munculnya praktek fotografi.
  • 1838 – Ditemukan stereoskop pertama yang menggunakan dua cermin kembar untuk memproyeksikan sebuah gambar.
  • 1839 – Stereoskop tersebut dikembangkan menjadi View-Master dan kemudian dipatenkan satu abad kemudian pada tahun 1939.
  • 1956 – Morton Heilig yang memiliki latar belakang di industri Motion Picture Hollywood mulai menginginkan orang-orang mampu merasakan suasana bagaikan masuk ke dalam sebuah film. Dibuatlah simulasi Sensorama yang dapat membuat penggunanya merasakan suasana lingkungan perkotaan bagaikan dengan menaiki sepeda motor. Sudah dilengkapi dengan multisensor stimulasi, sehingga penggunanya mampu melihat jalan, mendengar mesin motor berbunyi, merasakan getaran motor, dan mencium bau mesin motor di sebuah dunia yang didesain teknologi.
  • 1960 – Morton Heilig kemudian mematenkan peralatan yang dinamakan dengan Telesphere Mask. Banyak investor yang kemudian tertarik bekerjasama.
  • Pertengahan 1980 – Mulai digunakan istilah “virtual reality”. Adalah Jaron Lanier, founder dari VPL Research yang mulai mengembangkan peralatan virtual reality, termasuk goggle (kaca mata) dan sarung tangan yang dibutuhkan seseorang untuk merasakan pengalaman VR.
  • Saat ini – Setelah enam dekade dikembangkan dengan bantuan dana investor, kini VR bisa dinikmati secara luas dengan harga yang ekonomis, menggunakan peralatan berkualitas tinggi yang mudah diakses.

Cara Kerja Virtual Reality (VR)

Virtual reality bekerja dengan memanipulasi otak manusia sehingga seolah-olah merasakan berbagai hal yang virtual terasa seperti hal yang nyata. Bisa dibilang, virtual reality merupakan proses penghapusan dunia nyata di sekeliling manusia, kemudian membuat si pengguna merasa tergiring masuk ke dunia virtual yang sama sekali tak bersentuhan dengan dunia nyata. Untuk dapat melakukan hal ini, tentu dibutuhkan berbagai perangkat tambahan. Paling minimalnya, jika Anda ingin merasakan masuk ke dalam dunia virtual reality, maka dibutuhkan sebuah headset VR, seperti misalnya yang kini banyak ditemukan di pasaran adalah Oculus Rift atau Samsung Gear VR.
cara kerja VR
Susunan komponen pada perangkat VR
Secara kasat mata, headset VR ini berbentuk seperti kacamata selam, namun dengan lensa tertutup. Bagian yang seperti kacamata selam ini dinamakan sebagai VR box, yang merupakan tempat untuk meletakkan smartphone yang berfungsi memproyeksikan gambar virtual. VR yang menggunakan smartphone ini merupakan perangkat VR versi standar. Berbeda misalnya dengan VR headset yang sudah menggunakan teknologi canggih seperti Oculus Rift, di dalamnya bukan lagi menggunakan smartphone, melainkan sudah terdapat sebuah layar yang menampilkan video dan gambar virtual reality yang juga bisa terhubung dengan komputer menggunakan bluetooth.
VR headset juga dilengkapi dengan headphone untuk menambah efek suara, serta perangkat di bagian tangan (joystick) yang tersambung dengan VR headset untuk lebih menambah interaksi antara pengguna dengan hal-hal di dunia virtual yang akan dimasuki. Ketika VR headset sudah terpasang, maka selanjutnya pengguna dapat merasakan sendiri bahwa realitas di sekelilingnya menghilang dan berganti masuk ke dalam dunia virtual. Oculus Rift misalnya, memanfaatkan dua tampilan untuk diproyeksikan ke mata pengguna. Kedua tampilan tersebut kemudian oleh otak digabungkan sehingga menghasilkan gambar tiga dimensi yang membuat pengguna seolah merasakan dunia virtual tersebut benar-benar ada di hadapannya.
Saat sudah berada dalam dunia virtual tersebut, pengguna dapat melihat gambar virtual dengan sudut pandang tak terbatas : ke samping, belakang, atas, bawah, hingga 360 derajat. Jenis dunia virtual yang bisa dimasuki pengguna sangat beragam macamnya, mulai dari permainan, melihat kehidupan di hutan, bahkan ada dunia virtual action yang mengharuskan pengguna untuk aktif bergerak saat menggunakan VR.

Perbedaan Virtual Reality dan Augmented Reality

perbedaan vr dan ar
Perbedaan antara VR dan AR
Meski sama-sama membuat penggunanya merasakan dunia virtual, namun VR dan AR memiliki perbedaan yang cukup kentara. Virtual reality bekerja dengan cara memutus kontak indera manusia dengan dunia nyata, sementara augmented reality bekerja dengan menggabungkan dunia nyata dan dunia virtual.
Pengguna VR membutuhkan perangkat khusus untuk dapat benar-benar menghilangkan dunia nyata di sekitarnya, sementara augmented reality hanya membutuhkan sebuah smartphone untuk dapat dijalankan. Contoh sederhana dari augmented reality adalah permainan Pokemon Go yang sempat booming beberapa waktu silam. Untuk memainkannya, pengguna hanya perlu bermodalkan sebuah smartphone yang kemudian dapat menyatukan dunia nyata dengan dunia virtual berisikan berbagai macam pokemon.
Pengertian Proxy Beserta Fungsi dan Cara Kerja Proxy dalam Jaringan Komputer

Pengertian Proxy Beserta Fungsi dan Cara Kerja Proxy dalam Jaringan Komputer

March 16, 2018

Saat seseorang melalui komputer pribadinya menggunakan jaringan internet tanpa proxy sedang berusaha menjelajahi internet, maka identitas komputer (alamat IP) pengguna tersebut akan terlihat oleh website yang diminta. Terkadang, jika tidak berhati-hati, alamat IP ini bisa disalahgunakan orang lain, seperti untuk menyebarkan virus, malware, atau bahkan mengambil data-data pengguna yang bersifat pribadi seperti password email, kata sandi bank, dan sebagainya. Untuk mencegah alamat IP pengguna terlihat jelas, kita bisa menggunakan proxy yang menjembatani komputer pribadi dengan jaringan internet. Berikut akan dijelaskan secara lebih terperinci mengenai pengertian proxy, fungsi proxy, jenis-jenis proxy, dan cara kerjanya.

Pengertian Proxy

pengertian proxy
Secara sederhana, proxy merupakan sebuah server komputer yang berfungsi meneruskan permintaan pengguna ke server lain di internet. Ibaratnya, proxy server ini merupakan penghubung antara komputer pribadi dengan jaringan internet. Proxy sendiri memiliki beberapa macam kegunaan, antara lain :
  1. Untuk menyembunyikan alamat IP komputer klien/pengguna, sehingga siapapun bisa berselancar secara anonim tanpa meninggalkan jejak alamat IP di halaman website yang dikunjungi. Misalnya, jika seorang klien mengunjungi Google melalui server proxy, maka Google akan melihat bahwa yang mengunjunginya merupakan proxy server, bukan si klien, sehingga Google pun tidak dapat melacak posisi klien pengguna tersebut.
  2. Berselancar lebih cepat di internet. Semua permintaan dari komputer klien akan mencapai proxy server terlebih dahulu. Kemudian proxy akan mengecek apakah halaman web yang dikunjungi pengguna tersebut sudah memiliki caching yang tersimpan atau belum. Jika ada, maka client akan mendapatkan feedback dari data caching tersebut, sehingga klien dapat berselancar lebih cepat di internet.
  3. Untuk memblokir situs yang tak diinginkan. Misalkan untuk jaringan internet di perkantoran, agar pekerja di kantor tersebut tidak memanfaatkan internet untuk bermain media sosial dan menonton, maka beberapa situs bisa dimasukkan dalam blacklist proxy sehingga tidak dapat diakses melalui jaringan kantor tersebut.

Fungsi Proxy

fungsi proxy
Proxy sebagai gerbang yang membatasi jaringan lokal dan jaringan luar
Ada beberapa fungsi proxy yang perlu dipahami, di antaranya connecting sharing, filtering, dan caching. Lebih lengkap mengenai ketiga fungsi proxy tersebut akan dijelaskan pada poin berikut.

1. Connecting Sharing

Proxy berfungsi untuk menghubungkan (connecting) dan berbagi (sharing). Artinya, dengan adanya proxy, maka sebuah alamat IP komputer pengguna dapat terhubungkan dengan alamat IP lainnya, juga dapat menjadi perantara untuk berbagi data antar dua alamat IP. Dalam fungsi connecting sharing, sebuah proxy dapat menjadi sebuah gerbang yang membatasi jaringan lokal dan jaringan luar. Dengan fungsi connection sharing, maka sebuah komputer sangat mungkin untuk terhubung dari jaringan lokal ke jaringan internet dengan menggunakan sambungan gerbang tersebut.

2. Filtering

Beberapa jenis proxy juga dilengkapi dengan firewall yang fungsinya untuk menyaring alamat IP yang tidak diinginkan, bahkan memblokirnya untuk mencegah terjadinya kerusakan pada komputer. Untuk fungsi filtering, proxy bekerja pada layer aplikasi, untuk melindungi jaringan lokal dari berbagai macam serangan dan gangguan yang mungkin masuk dari jaringan luar. Untuk menolak alamat IP tertentu di suatu waktu, pengguna komputer dapat melakukan konfigurasi pada proxy.

3. Caching

Caching artinya proses untuk sebuah proxy menyimpan data yang sudah pernah diminta oleh pengguna saat browsing di internet. Misalnya, saat kita membuka suatu website yang terdapat gambar dan objek di dalamnya, maka data gambar dan objek tersebut akan disimpan proxy dalam bentuk cache. Adanya media penyimpanan data suatu web pada proxy membuat pengguna lebih cepat untuk mengakses website tersebut, terutama jika pada pemakai proxy sebelumnya sudah terdapat permintaan akses untuk website tersebut.

Jenis-Jenis Proxy

Berdasarkan karakteristiknya, setidaknya jenis-jenis proxy dapat dibagi menjadi empat macam, yaitu Anonymous Proxy, High Anonymity Proxy, Transparent Proxy dan Reverse Proxy. Berikut merupakan penjelasan dari jenis-jenis proxy tersebut.
  1. Anonymous Proxy/Proksi Anonim : Proxy jenis ini merupakan jenis proxy yang akan memberitahukan informasi komputer pengguna. Ketika pengguna melakukan request dari sebuah website, maka website tersebut akan mengetahui alamat IP proxy yang digunakan oleh pengguna, namun tidak mengetahui alamat IP pribadi dari pengguna. Karena server website tidak bisa mengakses alamat IP pengguna, maka komunikasi antara pengguna dan proxy server tersebut terenkripsi sehingga keamanan pun terjamin.
  2. High Anonymity Proxy : Jenis proxy yang satu ini tidak mengidentifikasi dirinya sebagai proxy server, sehingga tidak menyediakan alamat IP original. Proxy jenis ini menggunakan header REMOTE_ADDR dengan sebuah alamat IP menuju proxy server, sehingga dari pengguna akan terlihat bahwa proxy servernya berperan sebagai klien.
  3. Transparent Proxy/ Proxy Transparan : Contoh sederhana dari proxy transparan adalah server yang melanjutkan permintaan pengguna kepada source yang diinginkan tanpa membeberkan informasi komputer pengguna. Proxy transparan ini cukup banyak diaplikasikan dalam perkantoran, dimana setiap alamat IP yang melakukan request terlihat oleh server melalui http header.
  4. Reverse Proxy : Jenis proxy yang satu ini umumnya digunakan untuk menyediakan jalan atas berbagai permintaan pengguna dari internet, melalui sebuah firewall yang terisolasi dan jaringan pribadi. Reverse proxy banyak digunakan untuk mencegah klien pada internet terhubung dengan akses yang tak termonitor, yang melibatkan data sensitif konten dari sebuah jaringan yang tertutup seperti intranet. Jika caching pada reverse proxy diaktifkan, maka traffic jaringan juga dapat diturunkan.

Cara Kerja Proxy

cara kerja proxy
Cara kerja proxy dalam sebuah jaringan
Ketika seorang pengguna komputer menggunakan layanan proxy, pengguna tersebut kemudian dapat meminta data atau dokumen yang terdapat dalam internet (public server). Proxy kemudian meneruskan permintaan ini ke jaringan internet, seolah-olah bukan pengguna yang meminta, melainkan proxy server. Kemudian setelah proxy berhasil menemukan apa yang dibutuhkan oleh pengguna, proxy akan memberi respon ke pengguna.
Pengertian VPN Beserta Fungsi dan Cara Kerja VPN pada Jaringan Komputer

Pengertian VPN Beserta Fungsi dan Cara Kerja VPN pada Jaringan Komputer

March 16, 2018
Salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh para pengguna internet adalah keamanan saat berselancar di internet, bagaimana caranya agar ketika komputer terhubung dengan jaringan yang begitu luas, tetap berada dalam jalur yang aman sehingga tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Untuk mengatasi hal ini, salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan VPN.
VPN ini sangat berguna untuk Anda yang tidak ingin letak geografis atau identitas Anda dilacak oleh pihak lain ketika sedang berselancar di internet, juga untuk menghindari serangan hacker ketika ada di tempat umum. Lebih lengkap mengenai VPN akan dibahas dalam artikel ini, mulai dari pengertian VPN, fungsi VPN, dan cara kerja VPN.

Pengetian VPN

pengertian VPN dan fungsi VPN
VPN (Virtual Private Network) merupakan media perantara yang memungkinkan seorang pengguna komputer atau gadget lainnya terhubung dengan internet melalui sebuah server yang dijalankan oleh penyedia VPN. Semua data yang berlalu lalang antara komputer atau gadget pribadi tersebut terenskripsi secara aman dan terjamin. Secara umum, dengan menggunakan VPN seorang user akan medapatkan manfaat sbb :
  1. Tersedianya privasi yang lebih memadai dengan menyembunyikan aktivitas browsing internet dari ISP.
  2. Memfasilitasi pengguna untuk menyembunyikan alamat IP, sehingga ketika menjelajahi berbagai macam website pihak lain tidak akan mengetahui lokasi geografis pengguna.
  3. Melindungi pengguna dari serangan hacker, terutama ketika menggunakan WiFi di tempat umum.
  4. Menghemat biaya pengaturan jaringan. VPN banyak digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang luas dengan biaya yang jauh lebih rendah.

Fungsi VPN

Setidaknya, VPN memiliki tiga fungsi, yaitu untuk menjaga kerahasiaan data (confidentially), kebutuhan data (data integrity), dan autentikasi sumber (origin authentication).
  1. Confidentially, artinya menjaga data atau informasi milik pengguna internet agar tidak diketahui orang lain dan disalahgunakan. Dengan mengakses internet melalui VPN, maka website yang dikunjungi seorang pengguna internet hanya akan dapat menelusuri jejak hingga ke server VPN, dan tidak akan menemukan alamat IP komputer pribadi pengguna.
  2. Data Integrity, artinya VPN menerapkan teknologi untuk menjaga keutuhan informasi mulai dari tempat data tersebut dikirim, melewati jaringan internet, hingga akhirnya sampai ke penerima. VPN memastikan agar dalam perjalanan pengiriman, data tidak mengalami berbagai macam gangguan, seperti rusak, hilang, atau dimanipulasi.
  3. Origin Authentication, artinya VPN memiliki kemampuan untuk mengotentifikasi data yang masuk, dengan cara memeriksa data tersebut kemudian mengakses informasi sumbernya. Jika proses otentifikasi ini sukses, maka data yang dikirimkan atau atau diterima bisa dipastikan memang aman.

Cara Kerja VPN

Normalnya, ketika Anda terhubung ke internet, sebetulnya sebelum dapat mengakses suatu website, Anda akan terhubung dengan ISP (Internet Service Provider), lalu barulah kemudian Anda dapat terhubung dengan website yang dikehendaki. Semua lalu lintas data permintaan untuk website tersebut akan melewati server ISP terlebih dahulu, dan juga bisa terlihat dari pihak ISP.
cara kerja VPN
Cara kerja VPN
Ketika pengguna komputer menggunakan VPN untuk mengakses internet, maka VPN bekerja untuk mengenkripsi data, sehingga hanya pengguna dan server VPN yang mampu mengetahui lalu lintas data pengguna dan website apa saja yang diaksesnya. Artinya, dengan begini ada beberapa hal yang ditimbulkan :

1. ISP Tidak Mengetahui Apa yang Dicari Pengguna di Internet

Pihak ISP tidak dapat melihat dan mengetahui data-data ini ,sebab data tersebut telah dienkripsi oleh VPN. ISP juga tidak mengetahui website apa saja yang Anda kunjungi, sebab semua aktivitas penjelajahan internet dilakukan melalui server VPN. Dari sudut pandang ISP, hanya akan terlihat bahwa pengguna hanya terhubung dengan server VPN.

2. Alamat IP yang Terlihat adalah IP server VPN

Sebuah server VPN bisa saja letaknya berada di negara yang berlainan dengan negara pengguna komputer. Sehingga ketika misalnya Anda mengakses suatu website menggunakan VPN, maka Anda akan teridentifikasi berasal dari negara tempat server VPN tersebut berada. Siapapun yang berusaha untuk mencari jejak penjelajahan internet dan aktivitas Anda hanya mampu menemukan jejak server VPN saja, sehingga alamat IP Anda tetap aman.

3. Rasa Aman Untuk hotspot WiFi Publik

Sering memakai internet di kafe, restoran, atau hotel? Nyatanya, dengan menggunakan WiFi publik, alamat IP Anda akan mudah sekali terdeteksi dan disalahgunakan. Namun jika WiFi publik tersebut sudah menggunakan VPN, maka Anda bisa bernafas lega, sebab jaringan internet antara gadget pribadi Anda dan server VPN telah dienkripsi. Bahkan jika seorang hacker berusaha untuk mengambil data pengguna, misalnya dengan menjebak pengguna tersebut dengan membuat kloning hotspot, data milik Anda tetap aman karena telah melewati proses enkripsi.

4. Provider VPN Dapat Mengetahui Apa yang Anda Jelajahi

Pada dasarnya, ISP yang Anda gunakan yang sama sekali tidak memiliki komitmen atau peduli untuk menjaga kerahasiaan data Anda, tidak seperti VPN provider yang biasanya berkomitmen untuk menjaga privasi Anda. Secara umum, VPN juga cukup fleksibel sebab mendukung berbagai macam protokol jaringan, mulai dari PPTP, L2TP, IPSec, dan SOCKS. Protokol-protokol seperti ini membantu cara kerja VPN demi memproses otentikasi. Selain itu, sebagai klien VPN, pengguna dapat membuat sambungan, kemudian mengidentifikasi siapa saja yang diberikan wewenang dalam jaringan. Jaringan VPN juga dapat ditingkatkan fitur keamanannya dengan melakukan proses enkripsi.
Pengertian Web Server Beserta Fungsi, Cara Kerja dan Contoh Web Server

Pengertian Web Server Beserta Fungsi, Cara Kerja dan Contoh Web Server

March 16, 2018




Pada artikel kali ini, akan dibahas mengenai pengertian web server, fungsi web server, cara kerja web server, serta contoh-contohnya. Di era digital ini, internet seperti telah menjadi kebutuhan primer yang wajib dipenuhi semua orang. Setiap kali pengguna internet menggunakan browser untuk menjelajahi internet, sebetulnya saat itu browser yang digunakan berperan sebagai klien yang mengirimkan permintaan kepada web server. Namun tahukah Anda, apa sebetulnya yang dimaksud dengan web server?

Pengertian Web Server

Pengertian Web Server
Secara singkat, pengertian web server adalah perangkat lunak yang memberikan layanan atau service kepada client untuk menerima request HTTP maupun HTTPS dari client yang dikenal. Client yang dimaksud adalah web browser (semisal: Internet Explorer, Google Chrome, Mozilla Firefox). Setelah itu, web server akan mengirimkan request yang diminta oleh client dalam bentuk halaman web, yang secara umum berbentuk dokumen HTML.

Fungsi Web Server

fungsi web server
Salah satu tugas web server adalah merespon request dari client
Fungsi utama dari sebuah web server adalah memproses berkas-berkas yang diminta oleh klien dan kemudian memberikan respon berupa halaman website yang terdiri dari teks, gambar, video, dokumen, dan sebagainya. Proses ini dilakukan melalui sebuah protokol komunikasi yang telah ditentukan sedemikian rupa.
Jadi ketika anda mengakses suatu website, saat itulah anda (sebagai klien) melakukan sebuah permintaan, kemudian jika alamat IP atau domain website benar, web server akan merespon permintaan anda tersebut dengan memberikan file atau data yang tersimpan pada file storage atau database website tersebut.

Cara Kerja Web Server

Anda mungkin telah mengetahui bahwa semua protokol yang terdapat di internet melibatkan satu pihak sebagai server dan pihak lainnya sebagai klien. Begitu pula dengan HTTP (Hypertext Transfer Protocol), yang merupakan wadah bagi aplikasi web yang dijalankan.
cara kerja web server
Cara kerja dari web server
Dalam protokol HTTP, web server berperan sebagai pihak server, sementara web browser berperan sebagai pihak klien. Saat seorang pengguna internet memasukkan sebuah alamat website melalui browser tertentu (IE, Chrome, atau Firefox), maka selanjutnya browser akan memproses permintaan tersebut dengan mengirimkannya ke web server sesuai alamat yang diminta, kemudian menunggu hasilnya untuk beberapa saat.
Jika ternyata yang diminta oleh pengguna adalah sebuah dokumen, maka web server akan langsung mengirimkan dokumen tersebut ke browser yang digunakan. Namun jika dokumen yang diminta mengandung program server side, selanjutnya web server akan menjalankan program server side tersebut dan mengirimkan hasilnya dalam bentuk HTML.

Contoh Web Server

Setelah memahami pengertian web server, fungsi dan cara kerjanya, kini kita akan beranjak mengenal berbagai macam contoh web server yang yang paling umum dan populer. Berikut merupakan di antaranya :

1. Apache

apacheApache merupakan salah satu jenis web server yang paling banyak digunakan di internet. Awalnya, apache didesain untuk sitem operasi UNIX. Apache sendiri memiliki beberapa macam dukungan seperti kontrol akses, PHP, dan SSL. Kontrol akses apache dijalankan bergantung dari nomor IP CGI (Common Gateway Interface) atau nama host. Apache menempatkan kontrol akses sebagai modul, dan yang paling terkenal adalah modul Perl (Practical Extraction and Report Language). Sementara itu, PHP (Personal Home Page) merupakan sebuah program yang meyerupai CGI, untuk memproses teks dan bekerja pada web server.
PHP pada apache web server ditempatkan sebagai salah satu modulnya (mod_php) untuk membuat kinerja PHP lebih baik dan stabil. Apache sendiri termasuk dalam kategori freeware, dengan proses instalasi yang relatif mudah, dapat beroperasi pada berbagai variasi sistem operasi, mudah pengaturan konfigurasinya hanya dengan empat file konfigurasi, dan juga mudah menambahkan peripheral lain ke dalam platform web servernya.

2. Nginx

nginxNginx (dibaca engine x) merupakan salah satu web server open source selain apache. Walaupun sebetulnya apache sudah begitu populer, terdapat satu kekurangannya, yaitu tak dapat menangani kebutuhan web server dengan traffic yang tinggi. Nginx kemudian tercipta untuk menjadi sebuah solusi yang lebih mengedepankan performa, kemudahan, dan kecepatan. Nginx sendiri memiliki beberapa kelebihan, di antaranya :
  1. Arsitektur Event-Based. Berbeda dengan Apache yang menggunakan process based, nginx menggunakan arsitektur event-based sehingga mampu meminimilkan thread untuk memproses sebuah permintaan dari klien, yang artinya memori yang terpakai juga menjadi lebih kecil. Server ringan dan sangat responsif.
  2. Performa Luar Biasa. Semakin banyak thread digunakan, maka semakin banyak memori yang diperlukan. Dalam hal ini, nginx telah didesain untuk menangani hingga sepuluh juta permintaan klien tiap harinya, atau beberapa ratus permintaan per detik.
  3. Fitur Mantap. Jika apache seperti toko serba ada yang menyediakan produk dengan lengkap, nginx hanya menyediakan fitur-fitur yang kebanyakan orang cari, seperti static file serving, virtual hosts, reverse proxying, access control, URL rewriting, dsb.

3. IIS (Internet Information Services)

IISIIS merupakan web server yang digunakan dalam Windows, terutama Windows 2000 dan Windows 2003. Web Server IIS didukung dengan berbagai macam komponen pendukung seperti protokol karingan TCIP/IP, DNS, dan software untuk membuat situs web.
IIS sendiri sebetulnya dapat digunakan sebagai platform tempat aplikasi web berjalan. IIS mendukung berbagai macam protokol seperti HTTP, FTP, SMTP, NNTP, dan SSL. Kelebihannya, IIS merupakan web server yang sangat kompatibel dengan Windows sebagai imbas dari keluaran Microsoft, mendukung platform .NET yang hanya bisa dilakukan dengan IIS. Walau begitu, IIS termasuk web server berbayar, cukup mudah diserang oleh para cracker, serta keamanannya mudah ditembus.

4. Lighttpd

LighttpdLighttpd (dibaca : lightly) merupakan salah satu jenis web server open source lainnya yang awalnya ditulis oleh programmer berkebangsaan Jerman dalam bahasa pemrograman C.
Web server yang satu ini dapat beroperasi dalam komputer dengan sistem operasi Linux atau keluarga Unix lainnya. Salah satu kelebihan menggunakan Lighttpd adalah kemampuannya dalam mengatur CPU load dengan efektif, juga beberapa fitur advance lainnya seperti SCGI, FastCGi, Output-Compression dan URL-Writing.
Demikianlah penjelasan mengenai pengertian web server beserta fungsi, cara kerja dan contoh-contohnya. Semoga dapat menambah pengetahuan Anda di bidang web server sehingga jika Anda ingin membangun sebuah website profesional, Anda dapat memilih web server mana yang akan Anda gunakan.